Rabu, 07 Januari 2009

Bersahabat dengan Bumi

Bumi ini semakin lama semakin panas. Iklimnya saja sudah kacau. Lama – lama bumi kita ini bisa hancur gara – gara perbuatan kita sendiri. Sekarang gimana coba kalau bumi kita ini jadi kering? Kan kita sendiri yang nanggung akibatnya. Bahkan sekarang orang – orang juga sudah mulai aneh, kalau musim kemarau, kering maunya hujan tapi waktu sudah musim hujan, malah kebanjiran terus pingin musim kemarau

Lha ini kan kita sendiri yang aneh. Sekarang bagaimana? Kalau musim kemarau banyak kekeringan, kan di indonesia ini banyak sungai – sungai besar kenapa malah kita kotori, belum lagi ada pabrik yang membuang limbah sembarangan. Sekarang gara – gara sekarang airnya kotor kita yang jadi susah-kan?. Lha kalo sudah musim hujan ada lagi kejadian, longsor, banjir, rob dan kawan – kawan yang siap menerjang kita. Sebenarnya kita masih bisa atasi dengan cara reboisasi, membangun sengkedan di perbukitan, atau membersihkan sungai. Itu kan demi kita sendiri!.

Nanti kalau bumi sudah tidak bisa bersahabat lagi dengan kita apa yang bisa kita lakuin? Nggak ada kan?. Nah dari seluruh hutan tropis di dunia di indonesia kita ini punya ± 17%-nya. Jumlah itu sudah lumayan banyak. Tapi kenapa kita tidak bisa melestarikannya, malah sekarang ditebangi sendiri sampai habis. Belum lagi para pembalak liar yang tidak bertanggung jawab. Nanti kalau ada tanah longsor kita juga yang kena. Ozon kita juga sudah mulai menipis gara – gara banyak polusi dan penggunaan CFC.

Sudah banyak juga orang orang yang merasakan dampaknya, sudah banyak orang yang kena kanker kulit gara – gara lubang ozon yang membuat sinar matahari langsung masuk ke bumi tanpa di tahan oleh ozon. Sebagian besar orang juga sudah tau tentang kejadian itu, tetapi kenapa mereka masih belum mau menggunakan alat – alat alternatif seperti menggunakan sepeda untuk pergi jarak dekat, mengganti alat – alat yang menggunakan CFC, atau untuk kalangan yang berduit bisa mengganti kendaraan berbahanbakar minyak ke bahan bakar alternatif seperti listrik maupun hidrogen.

Sekarang banyak kendaraan yang menggunakan energi alternatif yang sudah di jual bebas. Mulai dari sekarang kita coba untuk bersahabat dengan bumi. Kita coba perbaiki bumi kita ini, kita rawat bumi tempat kita berpijak ini. Menjaga bumi itu juga menjaga nyawa kita sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar